Alasan dan Cara Melakukan Medical Check Up
Haruskah Melakukan MCU?
Dengan pola makan dan kehidupan yang penuh dengan polusi dan tekanan (stres) dari berbagai penyakit ataupun faktor turunan (genetik) seperti kanker, darah tinggi, stroke, diabetes atau jantung, melakukan MCU secara rutin minimal 1 tahun sekali bisa mendeteksi dan mengetahui lebih awal penyakit atau ancaman yang bisa Anda cegah atau tindak lanjuti.

 

Siapa yang Perlu MCU?
* Mereka yang ingin memeriksa dan mengeathui kesehatannya, mendiagnosa dan mendeteksi dini apabila ada penyakit ditemukan.
* Mereka yang ingin menerima karyawan baru dan ingin mengetahui kondisi kesehatannya, untuk mencegah penyakit menular dan berkepanjangan.
* Mereka yang berumur 35 tahun keatas

 

Kapan Harus Menjalankan MCU?
Secara general, lakukanlah MCU minimal setahun sekali. Konsultasi dengan dokter Anda untuk mengetahui jenis Medical Check Up mana yang tepat bagi Anda.

1. Uji Kesehatan Dasar

a. Pemeriksaan fisik oleh dokter umum.

b. Thorax toto PA.

c. Laboratorium, termasuk pemeriksaan untuk ;

1).   Darah rutin (HB, Leukosit, jenis leukosit, LED).

2).  Urin rutin (PH, BJ, Protein, glukosa, warna, kristal, sel-sel darah, keton).

3).  Tinja rutin (warna, konsistensi, sel-sel daraih, parasit, telur cacing, sisa makanan,  darah samar).


2. Uji Kesehatan Dibawah 35 Tahun

a. Spesialis Penyakit Dalam.

b. Spesialis Kebidanan & Kandungan.

c. EKG.

d. Rontgen.

e. Laboratorium, termasuk ;

1).   Darah rutin.

2).   Urin Lengkap.

3).   SGOT.

4).   SGPT.

5).   Fungsi Ginjal.

6).   Analisa Lemak.

7).   Gula Darah Puasa.

8).   Hepatitis B.

9).    Makanan.


3. Uji Kesehatan Diatas 35 tahun (A)

a. Spesialis Penyakit Dalam.

b. Spesialis Bedah.

c. Spesialis Kebidanan & Kandungan.

d. Spesialis Mata.

e. Spesialis Saraf.

f. EKG.

g. Treadmil.

h. USG Abdomen.

i. EEG.

j. Rontgen.

k. Laboratorium, terdiri dari :

1).   Darah Lengkap.

2).   Urin Lengkap.

3).   Feses Lengkap.

4).   SGOT.

5).   SGPT.

6).   Fungsi Ginjal.

7).   Analisa Lemak.

8).   Gula Darah Puasa.

9).   Hepatitis B

10)  Makanan.


4. Uji Kesehatan Diatas 35 Tahun (B)

Sama dengan uji kesehatan diatas 35 tahun paket A, ditambah dengan :

a. Audiometri.

b. Spesialis THT.


5. Uji Kesehatan Eksekutif

a. Pemeriksaan fisik oleh dokter ;

1).  Spesialis penyakit dalam.

2).  Spesialis mata.

3).   Spesialis saraf.

4).   Spesialis bedah.

5).   Spesialis kebidanan.

6).   Spesialis THT.

7).   Spesialis Jantung.

8).   Dokter gigi.

b. Rontgen/foto dada.

c. EKG.

d. USG (Ultrasonography) abdomen.

e. EEG (Electroensefalography).

f. Treadmill Test.

g. Echocardiography.

h. Spirometri.

i. Audiometri.

j. Laboratorium, termasuk pemeriksaan untuk ;

1).   Darah lengkap.

2).   Urin Lengkap.

3).   Feses/tinja lengkap.

4).   Fungsi hati

5).   Fungsi ginjal.

6).  Analisa lemak.

7).   Gula Darah puasa dan 2 jam pp.

8).   VDRL.

9).   Petanda Hepatitis.

10).Anti HCV.

11).  PSA.

12).  Pap smear.

13).  Anti HIV.

14).  Makanan.


6. Uji Kesehatan Khusus Jantung

a. Dokter spesialis jantung.

b. EKG.

c. Rontgen.

d. Echocardiogram.

e. Treadmill Test.

f. Laboratorium, terdiri dari ;

1).    Darah lengkap.

2).   Urin Lengkap.

3).   Agregasi Trombosit.

4).   Fibrinogen.

5).   Analisa Lemak.

6).  Gula darah puasa dan 2 jam PP.

7).  Makanan.


7. Uji Kesehatan Khusus Ginjal

a. Dokter spesialis penyakit dalam.

b. USG (Ultrasonography).

c. BNO – IVP.

d. Laboratorium ;

1).    Darah lengkap.

2).   Urin lengkap.

3).   Fungsi ginjal.

4).   Gula darah puasa dan 2 jam PP.

5).   Makanan.


8. Uji Kesehatan Khusus Hati

a. Dokter spesialis penyakit dalam.

b. USG.

c. Laboratorium, terdiri dari :

1).    Darah lengkap.

2).   Urin lengkap.

3).   Fungsi hati.

4).   Cholinesterase.

5).   AFP.

6.   Petanda Hepatitis; HbsAg & Anti Hbs.


9. Uji Kesehatan Khusus Paru

a. Dokter Spesialis Penyakit Paru.

b. Foto dada.

c. Spirometri.

d. Laboratorium, terdiri dari ;

1).   Darah lengkap.

2).   Urin lengkap.

3).   Sputum BTA 1x.

4).   Mycodot.


10. Uji Kesehatan Pra Nikah

a. Dokter umum.

b. Rontgen/foto dada.

c. Laboratorium, terdiri dari ;

1).   Golongan darah dan rhesus.

2).   VDRL.

3).   Petanda Hepatitis : HbsAg & Anti Hbs.

4).   Sekret GO (Pria).

5).   Anti HIV.


11. Uji Kesehatan Khusus Kandungan

a. Dokter Spesialis Obgin Khusus.

b. Pap smear Thin Prep.

c. Kolposkopi.

d. USG Trans Vaginal.

e.  Pemeriksaaan tambahan jika diperlukan :

1).    Biopsi.

2).   Mikrokuret.

3).   Eksisi.

4).   Ca125

5).   Test HPV-DNA.


12. Uji Kesehatan Khusus Otak & Saraf

a. Konsultasi dengan spesialis saraf, pemeriksaan fisik umum.

b. Pemeriksaan fungsi otak (brain mapping & CT Scan, sesuai kasus).

c. Pemeriksaan fungsi saraf.

d. Pemeriksaan fungsi memori (sesuai kasus).

e. Pemeriksaan laboratorium, seperti ;

1). Darah lengkap.

2). Urin Lengkap.

3) Warna, Kristal, Urobilin, Urobilinogen, Sedimen.

4) Agregasi trombosit.

5) Analisa lemak; Kol. Total, HDL, LDI, Tg.

6) Gula darah puasa dan 2 jam setelah makan.


13. Uji Kesehatan Anti Aging

a. Silver.

1). Konsultasi dokter.

2). Pengukuran Body Mass Index.

3) Hematologi lengkap.

4). Profil Kolesterol lengkap: Kolesterol total, HDL, LDL, Trigleserida.

5). Profil Gula Darah puasa.

6). Profil Hormon anti-aging: DHEA, Free Testosterone, FT-3, TSH, Estradiol, Progesterone, lgF-1, Cortisol.

6). Penanda Tumor: CEA & AFP (khusus wanita) atau Penanda Tumor: PSA (Khusus Pria.

 

b. Gold.

1). Konsultasi dokter.

2). Pengukuran Body Mass Index.

3). Hematologi lengkap.

4). Analisa Urine Lengkap

5). Profil Kolesterol lengkap: Kolesterol total, HDL, LDL, Trigleserida.

6). Profil Gula Darah puasa.

7). Profil Hormon anti-aging: DHEA, Free Testosterone, FT-3, TSH, Estradiol, Progesterone, lgF-1, Cortisol.

8). Penanda Tumor: CEA & AFP (khusus wanita) atau PSA (khusus pria).

9). Deteksi Osteoperosis: Esteocalcin, B-Crosslaps.

 

c. Platinum.

1). Konsultasi dokter.

2). Pengukuran Body Mass Index.

3). Hematologi lengkap.

4). Analisa Urine Lengkap.

5). Profil Kolesterol lengkap: Kolesterol total, HDL, LDL, Trigleserida.

6). Profil Jantung & Diabetes: Hs-Crp, Lp-a, Homosistein, Gular darah puasa, HbA1C.

7). Profil Hati: SGOT, SGPT.

8). Profil Ginjal: Ureum, Kreatinin, Asam urat.

9). Profil Hormon anti-aging: DHEA, Free Testosterone, FT-3, TSH, Estradiol, Progesterone, lgF-1, Cortisol.

10) Penanda Tumor: CEA & AFP (khusus Wanita) atau PSA (khusus Pria).

11) Deteksi Osteoperosis: Esteocalcin, B-Crosslaps.

 

d. Total Care.

1). Konsultasi dokter.

2). Pengukuran Body Mass index.

3). Hematologi lengkap.

4). Profil Kekentalan Darah: Laju Endap Darah, Prothombine Timer, INR, Fibrinogen.

5). Analisa Urine Lengkap.

6). Profil Kolesterol lengkap: Kolesterol total, HDL, LDL, Trigleserida.

7). Profil jantung & Diabetes: Hs-cRP, Lp-a, Homosistein, Gula darah puasa, HbA1C.

8). Profil Hati: SGOT, SGPT.

9). Profil Ginjal: Ureum, Kreatinin, Asam urat.

10). Profil Hormon anti-aging: DHEA, Free Testosterone, FT-3, TSH, Estradiol, Progesterone, lgF-1, Cortisol.

11). Penanda Tumor: CEA & AFP (khusus Wanita) atau PSA (khusus Pria).

12). Deteksi Osteoperosis: Esteocalcin, B-Crosslaps.

13). SHBG.


14 Uji Kesehatan Khusus Perokok

a. Spirometri 

b. Pemeriksaan volume paru dengan body plethysmography dan cardiopulmonary exercise test

c. Foto Toraks

d. EKG + Echocardiograpy

e. Pemeriksaan Laboratorium seperti :

1). darah lengkap

2). DPL

3). Pemeriksaan fungsi hati

4). Pemeriksaan fungsi ginjal

5). Gula darah puasa dan post prandial

6). Profil lipid

f. Konsultasi Paru

g. Konsultasi Jantung

h. KonsultasiPsikiatri

i. Petugas follow up Program Berhenti Merokok

j. Bila diperlukan :  konsultasi dengan ahli nutrisi dan Spesialis rehabilitasi medik, CT Scan Toraks dengan Kontras


15. Berikut adalah beberapa contoh pemeriksaan tambahan yang kami sediakan dalam dalam medical check up

a. Body mass index (Indeks massa tubuh)

b. Smoking ratio (rasio merokok)

c. Wellness Test (kes kebugaran)

d. Metabolic syndrome (tes gangguan metabolisme)

e. Mental stress level (tes tingkat stress)

f. Fatigue test (tes kelelahan)

 

Tata Cara Melakukan MCU
1. Demi kenyamanan peserta, pendaftaran diperlukan minimal 1 hari sebelumnya
2. Sehari sebelum pemeriksaan, peserta diharuskan berpuasa 10 - 12 jam sebelum pengambilan darah, dan hanya diperbolehkan minum air putih. (tergantung paket MCU yang diambil)
3. Peserta datang & mendaftarkan diri di bagian pendaftaran
4. Bawalah tanda pengenal & riwayat kesehatan (bila ada) pada waktu menjalani pemeriksaan
5. Bagi peserta MVU yang berpuasa disediakan makan dan minum
6. Wanita yang sedang haid dapat melakukan MCU, kecuali untuk pemeriksaan urine dan USG Transvaginal. Pemeriksaan dapat dilakukan setelah haid.
7. Untuk pemeriksaan EEG, peserta diharuskan keramas 2x dengan shampoo tanpa conditioner, tanpa menggunakan minyak rambut atau sejenis lainnya.
8. Untuk pemeriksaan treadmill, peserta dianjurkan cukup istirahat & dilakukan minimal 1 jam setelah makan
9.Untuk pemeriksaan USG abdomen, peserta dianjurkan banyak minum dan  tahan sementara untuk tidak buang air kecil
10. Untuk pemeriksaan tinja dan urin, tempat disediakan oleh pihak RS