Pengertian Bantuan Hidup Dasar dan Cara Untuk Melakukannya Dengan Benar

July 13, 2022
Share
Pengertian Bantuan Hidup Dasar dan Cara Untuk Melakukannya Dengan Benar

Bantuan hidup dasar (BHD) memang menjadi salah satu komponen yang sangat penting untuk diperhatikan. Hal tersebut bukan tanpa alasan karena mampu membantu seseorang yang mengalami gangguan tersumbatnya jalan nafas, tidak ada nadi ataupun tidak ditemukan adanya napas.

Walaupun istilah ini sering digunakan tetapi sebagian besar dari masyarakat masih belum mengetahui dengan baik pengertiannya. Padahal jika Anda melihatnya lebih jauh lagi maka fungsi dari BHD sangat penting dan wajib diketahui oleh semua orang. Oleh karena itulah, jika Anda ingin memahaminya, silakan simak penjelasannya berikut.

Pengertian Bantuan Hidup Dasar (BHD)

Bantuan hidup dasar atau basic life support adalah serangkaian pertolongan pertama dimana dilakukan untuk membantu siapapun yang sedang mengalami kondisi henti napas dan henti jantung. Bantuan ini sendiri tidak hanya dilakukan oleh petugas medis tetapi dapat dilakukan oleh setiap warga umum.

Karena perannya yang penting itulah maka setiap orang hendaknya harus mempelajari dengan baik bagaimanakah langkah-langkah dalam melakukannya. Sekedar informasi, penyebab seseorang mengalami henti napas dan henti jantung sendiri cukup beragam. Mulai dari karena kecelakaan, serangan jantung, tersedak, stroke, tenggelam hingga sumbatan jalan napas. Apabila seseorang yang mengalami henti napas dan jantung tidak segera mendapatkan penanganan maka otak dan jantung akan mengalami kerusakan bahkan kehilangan fungsinya hanya dalam 6 menit saja.

Langkah-langkah Bantuan Hidup Dasar

Seperti sudah disinggung sebelumnya, BHD atau basic life support merupakan sebuah kemampuan yang wajib dimiliki oleh semua orang terutama dalam kondisi darurat. Nah apabila anda penasaran bagaimana langkah-langkah dalam melakukannya maka berikut beberapa cara yang wajib diketahui.

Manuver Heimlich

Manuver Heimlich ini sendiri adalah penanganan darurat yang bisa dilakukan buat memberikan bantuan pada seseorang yang mengalami tersedak. Dengan melakukan cara inilah, maka benda asing yang menyebabkan tersedak tersebut dapat dikeluarkan dengan baik.

Namun, anda juga perlu memperhatikan dengan baik cara membantu pasien yang mengalami tersedak tersebut diantaranya adalah sebagai berikut

  1. Silakan bantu orang yang sedang tersedak tersebut untuk berdiri
  2. Posisikan tubuh anda tepat di belakang orang yang sedang tersedak tersebut
  3. Bungkukkan tubuh orang bersangkutan ke depan dan pukul punggungnya menggunakan telapak tangan sebanyak 5x
  4. Lingkarkan tangan anda ke pinggang mereka dan kepalkan salah satu tangan dengan posisi ibu jari ke dalam
  5. Tempatkan kepalan tangan diatas pusat pasien dan letakkan telapak tangan satunya di atas tangan yang sudah dikepalkan tadi. Tekanlah kepalan tangan dan hendakkan ke atas 5-10x
  6. Ulangi Gerakan diatas hingga benda yang membuat tersedak tersebut keluar dair mulut

Cardiopulmonary Resuscitation (CPR) atau Resusitasi Jantung Paru (RJP)

Lain halnya apabila Anda menemukan orang tidak sadar, tidak bernapas karena tenggelam, kecelakaan, syok, keracunan ataupun mengalami serangan jantung, maka Anda dapat menggunakan bantuan hidup dasar berupa cardiopulmonary resuscitation ini.

Adapun langkah-langkah untuk melakukannya ternyata perlu diperhatikan dengan baik agar tidak sampai salah dalam melangkah. Berikut ini sejumlah cara yang bisa anda lakukan.

1. Pastikan Suasana Di Sekitarnya Aman

Hal paling penting yang harus diperhatikan adalah pastikan bahwa anda dan korban berada di posisi ataupun tempat yang aman. Jangan sampai membahayakan diri sendiri ataupun orang lain ketika hendak memberikan Bantuan hidup dasar tersebut. Jangan lupa agar meletakkan tubuh korban tersebut di permukaan keras sekaligus rata.

2. Periksalah Response Korban

Sesudah itu, anda juga tidak boleh lupa buat memeriksa seperti apakah respons dari korban tersebut. Hal ini agar anda dapat mengetahui tingkat kesadaran dari mereka. Adapun caranya sangat mudah yakni dengan menepuk Pundak ataupun bahu. Kemudian dapat menggoyang-goyangkan tubuh korban.

Selain itu, anda juga bisa memanggil korban untuk memastikan apakah mereka dalam kondisi sadar ataukah tidak. Jika korban tidak memberikan respon, tentu mereka dalam kondisi tidak sadarkan diri bukan?

3. Hubungi Ambulans

Apabila korban tidak sadar atau tidak memberikan respon dalam waktu 5 detik, maka segera hubungi IGD atau minta orang sekitar untuk menelefon ambulans. Baringkat korban pada posisi terlentang diatas permukaan datar atau rata. Untuk situasi Gawat Darurat ini, Anda dapat menghubungi (IGD/Emergency) RS Royal Progress agar pasien segera diatasi dengan baik serta mencegah berbagai macam risiko.

4. Periksa Pernapasan Korban

Disamping itu, anda juga perlu memeriksa pernapasan dari korban. Singkirkan apabila sumbatan didalamnya terlihat jelas di mulut atau hidungnya. Setelah itu, dongakkan dan tengadahkan kepala korban secara pelan-pelan serta angkat dagunya buat membuka jalan napas. Jangan lupa juga mengecek mereka.

Kesimpulannya, bantuan hidup dasar sangat berguna dan patutnya dipelajari oleh semua orang. BHD dapat membantu menyelamatkan nyawa dalam situasi darurat. Siapa pun dapat mempelajari dasar-dasar CPR dan pertolongan pertama, dan hal tersebut dapat membuat perbedaan besar dalam kehidupan seseorang.