Asma Bronkial, Apa Gejala dan Penyebabnya?

June 9, 2020
Share
Asma Bronkial, Apa Gejala dan Penyebabnya?

Asma bronkial termasuk penyakit asma yang paling umum terjadi. Penyakit ini dapat menyebabkan jalan napas paru membengkak (edema) dan menyempit, sehingga jalur udara menghasilkan lendir yang berlebihan. Kondisi ini membuat penderitanya sulit bernapas, yang seringkali juga diikuti batuk, napas pendek, dan napas berbunyi (mengi). 

Pemicu asma bronkial berbeda bagi setiap orang. Terdapat penderita yang dapat mengalami gejalanya hampir setiap hari, namun ada juga penderita yang hanya merasakan gejalanya saat sedang kelelahan atau terserang flu/pilek. Walau demikian, mengenali gejala dan tanda-tanda asma bronkial sejak dini lebih baik agar seseorang bisa dengan cepat dan tepat menanganinya. 

 

Berikut sejumlah gejala awal asma bronkial yang patut diwaspadai:

- Batuk keras.

- Napas berbunyi (mengi).

- Sulit bernapas.

- Dada terasa sesak.

- Lemah dan lesu. 

 

Pada umumnya, gejala awal asma bronkial di atas tidak cukup parah hingga dapat menghentikan aktivitas keseharian penderitanya. Namun, dalam beberapa kasus gejala tersebutcukup menganggu. Oleh karena itu, penderita asma bronkial diimbau untuk segera berkonsultasi dengan dokter ketika mengalami gejala yang dialaminya. Hal ini karena gejala awal bisa saja menjadi peringatan dini untuk segera berobat sebelum bertambah parah. 

Sampai saat ini, penyebab pasti asma bronkial masih belum jelas. Tapi, terdapat beberapa faktor lingkungan dan genetik yang menjadi pemicu utama terjadinya asma bronkial. Sejumlah faktor pemicu asma bronkial yang diketahui, antara lain: 

  • Polusi udara, seperti asap industri maupun asap dari kendaraan. 
  • Cuaca atau perubahan suhu yang terjadi secara ekstrem.
  • Paparan zat, seperti serbuk sari, debu, bulu binatang, pasir, dan bakteri.
  • Stres dan kecemasan berlebihan. 
  • Obat-obatan, seperti aspirin, beta blocker, dan sejenisnya. 
  • Parfum atau wewangian. 
  • Infeksi virus, seperti pilek/flu dan pneumonia. 

Penderita asma bronkial disarankan untuk rutin menggunakan obat pengontrol, serta menghindari sejumlah faktor pemicu tersebut agar meminimalisir timbulnya gejala dan serangan asma. Selain itu, jangan lupa untuk menerapkan pola hidup sehat dengan tidak merokok, gunakan masker untuk melindungi diri dari debu dan asap, serta konsumsi makanan bergizi seimbang untuk terus menjaga kesehatan paru.